Contoh Pidato
Topik : Pengembangan Batik Indonesia
Tujuan : Mengajak masyarakat Indonesia
semakin megembangkan kreasi Batik Indonesia
Judul
Pidato : Batikku, Ciri Negaraku
Kerangka : 1.
Pembukaan
2. Isi
1. Macam-macam
Batik Indonesia
2. Daerah
Pengembang Batik di Indonesia
3. Manfaat
Pengembangan Batik
4. Dampak
Ekonomis Pengembangan Batik
3. Penutup
1. Ajakan
2. Permohonan
Maaf
3. Salam Penutup
TEKS
PIDATO
Assalamualaikum W.W
Yang terhormat Kepala SMA Bumi Pertiwi
Yang saya hormati guru serta karyawan SMA Bumi Pertiwi
Serta teman – teman yang saya sayangi
Pertama – tama marilah kita memanjatkan
puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa sehingga pagi ini kita diberi
kesempatan untuk berkumpul di Aula SMA N 2 BANTUL tercinta. Pada saat ini saya
akan menyampaikan pidato tentang Kebudayaan dengan judul Batikku, Ciri
Negaraku.
Hadirin,
perlu kita ketahui bahwa kebudayaan di Indonesia begitu beragamdiantaranya
adalah batik. Batik merupakan salah satu kebudayaan di Indonesia yang perlu
kita kembangkan. Macam – macam batik di Indonesia ada dua macam yaitu Batik
Geometris dan Batik Non Geometris. Batik geometris merupakan batik yang
motifnya mengulang dan biasanya terukur. Contoh Batik Geometris antara lain
Kawung, Anyam - Anyaman, Ceplok, Garis Silang, Parang, Tumpal, Pilin Ganda,
Meader dan lain – lain. Sedangkan Batik Non Geometris merupakan batik yang
motifnya tidak mengulang dan tidak terukur. Contoh Batik Non Geometris yaitu
Mega Mendung, Lung – Lungan, Semen, Truntung, Tambal dan lain – lain.
Indonesia
memiliki beberapa daerah pengembang batik,antara lain Kota Yogyakarta, Kebumen,
Pekalongan, Madura, Semarang, Jepara, Wonosobo, Solo, dan sebagainya. Daerah
pengembang batik antara daerah satu dengan yang lainnya memiliki perbedaan.
Perbedaan itu dikarenakan ciri khas masing – masing daerah pengembang batik.
Ambil
saja contoh, pengembangan batik di daerah Pijenan Pajangan Bantul Yogyakarta.
Di sana batik sudah sangat berkembang dengan baik.Selain itu di daerah Kasongan
Bantul Yogyakarta yang terkenal dengan kerajinan gerabahnya, juga telah
menggunakan motif batik sebagai ornamen kerajian – kerajinan tersebut. Motif
batik yang paling banyak digunakan adalah motif batik non geometris. Sedangkan
contoh kerajinanya adalah vas, guci, keramik, patung dan sebagainya. Bahkan
kerajinan – kerajinan tersebut sudah sampai ke luar negri. Dengan begitu dapat
dikatakan bahwa pengembangan batik memilliki banyak manfaat. Diantaranya adalah
memperkenalkan budaya batik di mata dunia, memberikan kreasi terhadap
pengembangan batik, yaitu membuat kerajinan dengan menggunakan motif batik dan juga
dapat menambah devisa negara karena Batik Indonesia sudah sampai ke luar negri.
Selain
itu pengembagan batik juga dapat membawa dampak ekonomis, diantaranya dapat
memakmurkan masyarakat Indonesia dan menambah pendapatan para pembuat ataupun
pengrajin batik. Oleh karenaya, tidak salah jika saya berpendapat bahwa
pengembangan batik membawa banyak manfaat.
Sebagai
generasi penerus sudah seharusnya kita mengembangkan budaya batik agar tetap
terjaga kelestariannya. Mulailah dari hal yang paling kecil yaitu bangga dengan
mengenakan produk dalam negri. Dengan begitu kelestarian Budaya Indonesia akan
selalu terjaga. Semoga hadirin dapat memetik hikmah dari pidato yang saya
sampaikan bahwa kita harus selalu melestarikan kebudayaan Indonesia. Akhir
kata, kurang lebihnya saya mohon maaf Bilahi Taufik Wal Hidayah.
Wassalamualaikum
W.W.