Senin, 14 Oktober 2013

PIDATO



Contoh Pidato

Topik              : Pengembangan Batik Indonesia
Tujuan            : Mengajak masyarakat Indonesia semakin megembangkan kreasi Batik Indonesia
Judul Pidato    : Batikku, Ciri Negaraku
Kerangka       :    1. Pembukaan
                           2. Isi
                                1. Macam-macam Batik Indonesia
                                2. Daerah Pengembang Batik di Indonesia
                                3. Manfaat Pengembangan Batik
                                4. Dampak Ekonomis Pengembangan Batik
                           3. Penutup
                                1. Ajakan
                                2. Permohonan Maaf
                                3. Salam Penutup



TEKS PIDATO

      Assalamualaikum W.W
      Yang terhormat Kepala SMA Bumi Pertiwi
      Yang saya hormati guru serta karyawan SMA Bumi Pertiwi
      Serta teman – teman yang saya sayangi

      Pertama – tama marilah kita memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa sehingga pagi ini kita diberi kesempatan untuk berkumpul di Aula SMA N 2 BANTUL tercinta. Pada saat ini saya akan menyampaikan pidato tentang Kebudayaan dengan judul Batikku, Ciri Negaraku. 
Hadirin, perlu kita ketahui bahwa kebudayaan di Indonesia begitu beragamdiantaranya adalah batik. Batik merupakan salah satu kebudayaan di Indonesia yang perlu kita kembangkan. Macam – macam batik di Indonesia ada dua macam yaitu Batik Geometris dan Batik Non Geometris. Batik geometris merupakan batik yang motifnya mengulang dan biasanya terukur. Contoh Batik Geometris antara lain Kawung, Anyam - Anyaman, Ceplok, Garis Silang, Parang, Tumpal, Pilin Ganda, Meader dan lain – lain. Sedangkan Batik Non Geometris merupakan batik yang motifnya tidak mengulang dan tidak terukur. Contoh Batik Non Geometris yaitu Mega Mendung, Lung – Lungan, Semen, Truntung, Tambal dan lain – lain.
Indonesia memiliki beberapa daerah pengembang batik,antara lain Kota Yogyakarta, Kebumen, Pekalongan, Madura, Semarang, Jepara, Wonosobo, Solo, dan sebagainya. Daerah pengembang batik antara daerah satu dengan yang lainnya memiliki perbedaan. Perbedaan itu dikarenakan ciri khas masing – masing daerah pengembang batik.
Ambil saja contoh, pengembangan batik di daerah Pijenan Pajangan Bantul Yogyakarta. Di sana batik sudah sangat berkembang dengan baik.Selain itu di daerah Kasongan Bantul Yogyakarta yang terkenal dengan kerajinan gerabahnya, juga telah menggunakan motif batik sebagai ornamen kerajian – kerajinan tersebut. Motif batik yang paling banyak digunakan adalah motif batik non geometris. Sedangkan contoh kerajinanya adalah vas, guci, keramik, patung dan sebagainya. Bahkan kerajinan – kerajinan tersebut sudah sampai ke luar negri. Dengan begitu dapat dikatakan bahwa pengembangan batik memilliki banyak manfaat. Diantaranya adalah memperkenalkan budaya batik di mata dunia, memberikan kreasi terhadap pengembangan batik, yaitu membuat kerajinan dengan menggunakan motif batik dan juga dapat menambah devisa negara karena Batik Indonesia sudah sampai ke luar negri.
Selain itu pengembagan batik juga dapat membawa dampak ekonomis, diantaranya dapat memakmurkan masyarakat Indonesia dan menambah pendapatan para pembuat ataupun pengrajin batik. Oleh karenaya, tidak salah jika saya berpendapat bahwa pengembangan batik membawa banyak manfaat.
Sebagai generasi penerus sudah seharusnya kita mengembangkan budaya batik agar tetap terjaga kelestariannya. Mulailah dari hal yang paling kecil yaitu bangga dengan mengenakan produk dalam negri. Dengan begitu kelestarian Budaya Indonesia akan selalu terjaga. Semoga hadirin dapat memetik hikmah dari pidato yang saya sampaikan bahwa kita harus selalu melestarikan kebudayaan Indonesia. Akhir kata, kurang lebihnya saya mohon maaf Bilahi Taufik Wal Hidayah.
Wassalamualaikum W.W.